Asuransi

4 Pilihan Asuransi Kesehatan Anak Terbaik 2019 (Tips dan Perlu Tidaknya)

written by wisanggeni | June 25, 2019

Asuransi kesehatan untuk anak adalah asuransi yang memberikan penggantian biaya kesehatan anak. Banyak orang tua mengalami bahwa anak dalam masa pertumbuhan perlu biaya rumah sakit yang yang tidak kecil, sehingga muncul kebutuhan akan perlindungan asuransi kesehatan anak yang bagus untuk anak. Tetapi, orang tua perlu memahami ketentuan dan pengecualian dalam klausul asuransi kesehatan anak. Kami menganalisa asuransi kesehatan anak Manulife, Prudential, Allianz dan Cigna.

Semua orang tua paham betul bahwa bayi rentan terhadap penyakit. Itu sebabnya, orang tua biasanya berusaha membekali buah hati dengan asuransi kesehatan sejak umurnya belum genap satu tahun.

Apalagi, bagi mereka yang berprofesi wirausahawan. Mereka yang wiraswasta tidak punya penghasilan tetap, seperti karyawan, sehingga kalau terjadi apa-apa dan tidak ada asuransi, siapa yang akan menanggung biaya kesehatan anak.

Bagi sebagian orang, berasuransi dianggap sebagai menabung.

Sebenarnya, orang tua bisa juga mendaftarkan anaknya menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Tapi, lantaran banyak yang merasa kurang puas dengan pelayanannya, orang tua tetap menggunakan asuransi kesehatan dari perusahaan swasta untuk memproteksi sang anak.

Jenis Asuransi Kesehatan Anak

Perlu pertimbangan yang matang sebelum memutuskan membeli asuransi kesehatan untuk anak balita. Sebab, tarif preminya tidak murah.

Sementara, saat punya bayi, kebutuhan meningkat. Mulai dari biaya susu hingga asuransi pendidikan.

Sebelum orang tua memutuskan mengambil asuransi kesehatan untuk anak, perlu paham mengenai bagaimana cara kerja asuransi kesehatan.

Ada dua jenis asuransi kesehatan, yakni dengan kartu (cashless) dan tanpa kartu (reimbursement).

  • Asuransi kesehatan sistem cashless memiliki kartu khusus peserta yang harus digunakan sebagai penjamin ketika masuk rumah sakit dan mengajukan klaim. Biaya rumah sakit biasanya langsung dibebankan kepada perusahaan asuransi. Dengan begitu, nasabah tidak perlu membayar lagi atau hanya membayar biaya lebih yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi.
  • Asuransi kesehatan reimbursement, nasabah harus membayar terlebih dahulu biaya rumah sakit saat menjalani perawatan. Nasabah baru bisa mengklaim manfaat asuransi kesehatannya setelah keluar dari rumah sakit.

Nah, asuransi kesehatan untuk balita yang banyak ditawarkan perusahaan asuransi adalah cashless. Umumnya, bayi usia di atas enam bulan memiliki asuransi jenis ini.

Tetapi, asuransi kesehatan sistem cashless lebih mahal biaya preminya dari asuransi kesehatan tanpa kartu. Wajar karena perusahaan asuransi harus membayar dahulu, berbeda dengan sistem reimbursement yang mana pemegang polis harus menalangi pembayaran biaya rumah sakit.

Tips Asuransi Anak (Perlu Beli Tidak)

Meskipun penting, tetapi perlu dipertimbangkan lagi perlu tidaknya beli asuransi kesehatan anak. Anda yang berencana membeli produk ini mesti mempertimbangkan tiga hal berikut agar mendapatkan asuransi kesehatan anak yang bagus, yaitu:

Pertama, apakah kehamilan dan kelahiran sang buah hati berlangsung normal. Jika dokter sudah menyatakan harus jaga-jaga karena ada kelainan pada si jabang bayi, Anda kudu mempertimbangkan untuk membeli asuransi kesehatan.

Terutama, jika tempat Anda bekerja tak memberikan pertanggungan kesehatan untuk balita. Setelah itu, tiap tahun Anda harus melakukan evaluasi, apakah kondisi kesehatan sang si kecil.

Jika sudah benar-benar sehat, lebih baik berhenti berasuransi kesehatan.

Kedua, apakah keluarga Anda memiliki riwayat penyakit turunan. Riwayat penyakit keturunan di dalam keluarga biasanya bisa mengakibatkan bayi lebih rentan terkena penyakit turunan di dalam masa perkembangannya.

Misalnya, Anda menderita asma. Biasanya, penyakit ini akan menurun ke anak Anda. Itu bisa jadi bahan pertimbangan Anda untuk membeli asuransi kesehatan.

Asuransi kesehatan tidak harus Anda ambil saat usia anak masih balita atau batita. Tetapi, Anda bisa membelinya kapan pun Anda merasa butuh.

Ketiga, apakah Anda masih bisa mengelola sendiri biaya pengobatan untuk anak. Asuransi kesehatan memang cukup penting karena memberikan kenyamanan dan kemudahan ketika buah hati sakit. Tapi ingat, butuh pengeluaran yang tidak sedikit untuk membayar premi asuransi kesehatan.

Sebetulnya, biaya pengobatan penyakit yang biasa saja, bisa Anda kelola sendiri jika tentu tidak sering masuk ke rumah sakit. Contoh, tiap bulan Anda harus mengeluarkan uang untuk premi sebesar Rp 1 juta untuk asuransi kesehatan bayi Anda.

Itu berarti, setahun Anda harus merogoh kocek Rp 12 juta dan lima tahun sebesar Rp 60 juta. Nyatanya, bayi Anda tidak sering masuk ke rumah sakit. Sehingga, Anda bisa menyisihkan uang Rp 60 juta untuk membayar premi sebagai dana darurat.

Jika anak sakit, Anda bisa menggunakan dana darurat itu. Jika jarang sakit, Anda dapat memakainya untuk mencukupi kebutuhan lain alias tidak hangus.

Sekali lagi, konsep dasarnya adalah asuransi kesehatan butuh pertimbangan. Kalau tidak diambil, bisa dikelola sendiri.

Lagi- Lagi, Sesuaikan Kebutuhan Anak

Sejauh ini, banyak yang mempertimbangkan membeli asuransi kesehatan lebih karena memang benar-benar butuh mengingat kondisi anak mereka. Alasan lain, demi rasa aman dan tenang jika terjadi apa-apa dengan anak yang umurnya masih di bawah lima tahun. Padahal, belum tentu anak membutuhkan asuransi kesehatan.

Asuransi kesehatan wajibnya untuk pencari nafkah (orang tua), karena ketika sakit si balita belum bisa bantu membiayai. Memang ada baiknya membeli asuransi kesehatan untuk anak khususnya balita ketika orangtua tidak mendapat pertanggungan kesehatan untuk bayi dari tempatnya bekerja.

Mahal tidaknya premi tergantung isi atau coverage asuransi kesehatan tersebut. Karena itu sebelum beli perhatikan baik – baik fitur asuransi kesehatan anak.

Yang jelas jika asuransi kesehatan anak adalah bagian dari produk asuransi jiwa unit link kemungkinan besar premi akan lebih mahal. Ada komponen investasi dalam asuransi unit link yang mendorong premi menjadi lebih mahal.

Pilihan Asuransi Kesehatan Anak

Dari survei ke beberapa perusahaan asuransi, berikut ini pilihan asuransi kesehatan anak:

#1 Asuransi Manulife

MiUltimate HealthCare adalah perlindungan asuransi kesehatan Manulife yang memberikan manfaat dasar yaitu Manfaat Perawatan Rumah Sakit dan manfaat pilihan yaitu Manfaat Rawat Jalan, Manfaat Perawatan Gigi, dan Manfaat Melahirkan. Besar manfaat pertanggungan adalah sama dengan biaya yang dibayar oleh Tertanggung dan/atau Tanggungan, tapi tidak melebihi batas maksimal yang tercantum dalam Tabel Manfaat masing-masing manfaat.

Asuransi kesehatan Manulife ini adalah asuransi kesehatan murni yang berdiri sendiri dan bukan asuransi tambahan. Premi asuransi kesehatan murni lebih ekonomis dibandingkan asuransi kesehatan yang bersifat asuransi tambahan.

Anak dicover untuk usia 6 bulan – 17 tahun. Tetapi, anak tidak bisa mengambil asuransi kesehatan sendiri, harus dengan orang tua dan anak sebagai peserta.

#2 Asuransi Prudential

PRUPrime Healthcare Plus adalah produk Asuransi Tambahan (Riders) Prudential yang memberikan solusi lengkap untuk perlindungan kesehatan dengan pembayaran manfaat sesuai tagihan rumah sakit untuk sebagian besar manfaat pada Tabel Manfaat  PRUPrime Healthcare Plus. Produk ini dirancang khusus untuk memberikan jangkauan perlindungan hingga ke seluruh dunia serta menawarkan fleksibilitas pada pilihan perlindungan kesehatan.

Anak bisa di cover dalam asuransi kesehatan ana Prudential ini dengan ketentuan bahwa Usia Masuk Tertanggung/Peserta mulai 1 bulan (usia sebenarnya) sd 70 tahun (ulang tahun berikutnya). Dari sisi usia untuk anak, asuransi Pru lebih cepat menerima dibandingkan Manulife yang baru bisa menerima setelah anak masuk usia 6 bulan.

Tetapi, asuransi kesehatan anak Prudential ini adalah asuransi tambahan. Asuransi harus dibeli dengan asuransi utama. Implikasinya, harga premi menjadi lebih mahal.

Meskipun, Prudential menyediakan asuransi pendidikan dan kesehatan anak dalam 1 paket. Membantu orang tua yang membutuhkan asuransi pendidikan dan kesehatan anak prudential

#3 Asuransi Allianz

SmartHealth Maxi Violet adalah adalah asuransi kesehatan Allianz yang dapat digunakan secara perorangan dan keluarga. SmartHealth Maxi Violet memberikan penggantian biaya perawatan apabila Anda atau keluarga menderita suatu penyakit atau mengalami kecelakaan disertai variasi Plan yang terjangkau. SmartHealth Maxi Violet memiliki Manfaat Dasar Rawat Inap dan Manfaat Tambahan yaitu Rawat Jalan, Rawat Gigi, dan Persalinan..

Asuransi kesehatan Allianz ini adalah asuransi kesehatan murni yang berdiri sendiri dan bukan merupakan asuransi tambahan. Premi asuransi kesehatan murni lebih ekonomis dibandingkan asuransi kesehatan yang bersifat asuransi tambahan.

Anak bisa di cover dalam asuransi kesehatan Allianz ini dengan ketentuan Usia Masuk Tertanggung/Peserta mulai 15 hari sd 75 tahun. Usia masuk Allianz paling muda dibandingkan Prudential dan Manulife.

#4 Asuransi Cigna

Cigna Family Care adalah asuransi kesehatan Cigna yang memberikan perlindungan kesehatan bagi keluarga. Produk asuransi kesehatan ini dapat melindungi hingga 5 orang tertanggung — atau lima anggota keluarga inti, yakni kepala keluarga, pasangan dan tiga orang anak — di dalam satu polis dengan satu premi.

Manfaatnya adalah jika Tertanggung memerlukan rawat inap di Rumah Sakit Akibat Sakit atau Kecelakaan maka manfaat harian rawat inap mulai dari Rp 300.000 – Rp 1.200.000,- per Tertanggung.

Anak bisa di cover dalam asuransi kesehatan Cigna ini dengan ketentuan Usia Masuk Tertanggung Anak mulai 6 bulan sd 17  tahun. Masa pertanggungan Tahunan dapat diperpanjang hingga usia 70 tahun untuk Tertanggung Utama dan Pasangan, dan usia 23 tahun untuk anak.

Kesimpulan

Memberikan yang terbaik untuk anak salah satunya adalah menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai. Asuransi kesehatan anak yang bagus adalah jalan yang dipilih sebagian orang tua.

Walaupun, berdasarkan analisa diatas, asuransi kesehatan anak bukan selalu keharusan karena mempersiapkan dana darurat bisa dilakukan oleh orang tua untuk menghadapi kebutuhan dana kesehatan anak.

0 comment

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe Newsletter

Subscribe our Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!