Kredit

Panduan Refinancing Mobil Terbaik

written by wisanggeni | February 18, 2020
Gadai BPKB Adira Finance

Di kehidupan modern ini siapa yang tidak ingin memiliki mobil? Pasti semua orang ingin memilikinya. Minimal 1 buah mobil untuk kebutuhan seluruh anggota keluarga. Terutama di kota dengan aktifitas yang padat membutuhkan mobilitas tinggi. Dengan fasilitas mobil lebih memudahkan dalam transportasi. Lebih fleksibel karena menggunakan kendaraan pribadi.

Tetap nyaman di jalanan meskipun dalam kondisi macet, panas atau hujan. Bahkan saat ini mobil sudah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan. Memiliki dan menggunakan mobil dipercaya menaikkan gengsi.

Kaum muda milenial banyak yang rela menyisihkan uang penghasilan bulanannya untuk membeli mobil. Baik secara tunai atau secara kredit.

Apa Itu Refinancing?

Keuntungan membeli tunai, mobil langsung bisa digunakan dengan tenang karena BPKP langsung didapat. Tidak perlu memikirkan cicilan bulanan yang harus dibayar.

Tetapi sebagai konsekuensinya harus tersedia dana yang cukup untuk membeli mobil. Bagi orang yang berpenghasilan besar tentu mudah membeli mobil dengan cara tunai. Tetapi membeli secara kredit juga menguntungkan.

Memberikan kemudahan dalam kepemilikan mobil bagi orang-orang yang penghasilannya tidak besar. Resiko membeli mobil secara kredit adalah terjadinya keterlambatan pembayaran cicilan. Sehingga harus menanggung beban denda yang pasti memberatkan.

Untuk itu tak jarang orang melakukan refinancing untuk membantu keuangan agar bisa membayar cicilan dengan baik.

Refinancing adalah pembaruan kredit. Struktur pinjaman lama yang masih berjalan diubah menjadi pinjaman yang baru. Jadi konsumen akan mendapatkan dana pinjaman, jangka waktu, suku bunga baru yang berbeda dari pinjaman sebelumnya.

Dana pinjaman yang diberikan bisa digunakan untuk keperluan lain misalnya untuk menutup utang atau untuk membayar cicilan yang terlambat. 

Refinancing menggunakan BPKB sebagai jaminannya. Jadi ketika membeli mobil secara kredit BPKB masih tertahan di pihak leasing yang bersangkutan. Akan diberikan kembali kepada pembeli ketika cicilan sudah selesai atau pelunasan di awal.

Selama BPKB berada di leasing inilah bisa dilakukan refinancing. Refinancing berarti BPKB akan lebih lama berada di leasing.

Tambahan dana segar yang diberikan melalui refinancing menyebabkan tenor lebih panjang. tetapi dengan nominal cicilan yang baru berbeda dengan cicilan sebelumnya.

Tetapi Anda bisa melakukan pelunasan di awal agar BPKB bisa lebih cepat keluar. Kalaupun tidak BPKB tetap berada di tempat yang aman jadi tidak perlu khawatir.

Refinancing bisa dilakukan di tempat yang sama maupun berbeda. Jika membeli mobil menggunakan cicilan yang diberikan pihak leasing maka, refinancing bisa dilakukan langsung di leasing yang bersangkutan. Jika menggunakan jasa Bank, tinggal mengajukan pada bank tersebut. Atau bisa mengajukan di bank yang berbeda. Seperti proses take over pinjaman.

Refinancing merupakan solusi mencari pinjaman dana segar yang bisa dilakukan dengan mudah. Daripada Anda mengajukan pinjaman di tempat lain lagi untuk berbagai kebutuhan. Anda bisa terbentur dengan persyaratan tidak boleh memiliki pinjaman di tempat lain. Belum lagi suku bunga yang lebih tinggi sehingga pada akhirnya akan memberatkan Anda sendiri. 

Refinancing memberikan solusi yang lebih mudah dan cepat. Hanya perlu mengajukan pinjaman baru, dan Anda cukup membayar 1 cicilan saja. Jika Anda mengajukan pinjaman lain Anda akan memiliki tagihan lebih dari 1 setiap bulannya. Jika penghasilan Anda tidak besar, Anda akan lebih sulit mengatur keuangan untuk kebutuhan lain. 

Keuntungan Refinancing

Keuntungan refinancing adalah mendapatkan dana pinjaman baru dengan nominal lebih besar. bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan lain yang harus segera diselesaikan. Misalnya membayar cicilan mobil yang menunggak atau untuk membayar hutang. Meskipun berupa pinjaman yang harus dikembalikan tetapi refinancing sangat membantu keuangan.

Cicilan mobil Anda bisa segera lunas. Anda tidak perlu lagi pusing membayar cicilan bulanan untuk kredit mobil Anda. Bisa jadi orang sudah bosan mencicil karena tenor yang terlalu lama. jadi pilihan terbaiknya adalah dengan melakukan pelunasan. Keterbatasan dana yang dimiliki terbantu dengan adanya fasilitas refinancing.

Selain pelunasan mobil Anda masih mendapatkan dana sisa dari pelunasan. Bisa digunakan untuk kebutuhan finansial lainnya yang mendesak untuk segera dipenuhi. Misalnya membayar hutang, melunasi biaya pendidikan anak, membayar biaya pengobatan, modal bisnis dan sebagainya. Refinancing merupakan solusi dana segar yang mudah dilakukan dengan nominal pinjaman yang besar.

Keuntungan lainnya persentase disetujui lebih besar. mengajukan pinjaman biasa membutuhkan banyak sekali persyaratan dan survey, belum tentu disetujui. Mengajukan refinancing banyak kemungkinan disetujui. Yang penting kondisi mobil dalam keadaan prima tidak dimodifikasi. Pembayaran cicilan bulanan juga lancar sehingga pihak lembaga keuangan lebih percaya untuk memberikan pinjaman kembali.

Pencairannya cepat antara 3 sampai 7 hari kerja dana segar sudah bisa Anda terima. Sangat solutif daripada Anda mengajukan pinjaman lain yang membutuhkan proses berbelit. Dokumen yang cukup banyak, survey dan persetujuan yang sangat memakan waktu. Itu Pun belum tentu disetujui. Belum lagi harus bolak-balik ke tempat pinjaman yang memakan waktu.

Nominal pencairan cukup besar. Anda bisa memaksimalkan jumlah pinjaman yang Anda bisa dapatkan mengacu pada kondisi mobil. Umumnya pihak leasing atau Bank akan memberikan plafon pinjaman sampai 70% dari nilai taksiran harga mobil yang dijaminkan. Padahal idealnya pengajuan refinancing dilakukan pada saat kondisi mobil masih bagus. 

Jadi pinjaman yang Anda dapatkan cukup besar. Anda lebih fleksibel menggunakannya untuk pelunasan pinjaman lama dan untuk kebutuhan lain. Pinjaman ini bermanfaat dalam kondisi mendesak dan harus segera dipenuhi. Apalagi jika track record pinjaman sebelumnya bagus. Memberikan keuntungan bagi Anda tentunya.

Keuntungan Refinancing Mobil di Tempat Lain

Mengajukan refinancing bisa dilakukan di tempat membeli mobil atau bisa juga di lembaga keuangan lain. Mengajukan refinancing mobil di tempat lain dinilai lebih untung karena Anda bisa mendapatkan suku bunga yang lebih rendah. Mengajukan refinancing di tempat yang sama memang lebih mudah. Biasanya justru konsumen ditawari untuk mengajukan pinjaman baru.

Tetapi suku bunga yang ditawarkan sama dengan pinjaman lama. Meskipun nominal pinjaman yang diberikan lebih besar dan mudah didapat. Anda sama saja dengan memperpanjang tenor pinjaman lama. Di awal masa pinjaman tampak menguntungkan tetapi coba diperhitungkan kembali jumlah total keseluruhan yang harus Anda kembalikan. Bisa jadi jauh lebih besar.

Hal ini yang membuat banyak orang memilih mengajukan refinancing di tempat lain. Misalnya Bank yang menawarkan suku bunga rendah. Persaingan suku bunga Bank memang masih ramai. Masing-masing Bank berlomba menarik lebih banyak nasabah. Anda bisa memanfaatkan momen itu untuk mengajukan refinancing. Pilih Bank yang menawarkan suku bunga paling rendah. 

Selain menguntungkan karena Anda mendapat pinjaman baru dalam jumlah yang besar sesuai kebijakan Bank. Cicilan yang harus Anda bayar setiap bulannya cukup ringan dibanding pinjaman lama. Lebih mudah bagi Anda dalam mengelola keuangan. Penghasilan yang Anda miliki setiap bulannya bisa lebih fleksibel Anda gunakan untuk berbagai keperluan yang lain.

Kekurangan Refinancing

Dibalik keuntungannya mendapatkan dana segar yang bisa Anda gunakan untuk berbagai keperluan. Refinancing memiliki kekurangan. Salah satunya adalah pinjaman Anda lebih lama selesai. Seharusnya sudah lunas dengan beberapa kali cicilan saja, menjadi lebih panjang karena pengambilan pinjaman baru. Berarti memiliki tanggungan baru untuk diselesaikan setiap bulannya meskipun nominalnya kecil.

Refinancing umumnya ditawarkan dengan jangka waktu antara 1 sampai 5 tahun. Penambahan jangka waktu akibat pinjaman baru yang Anda peroleh ini cukup lama. Konsumen bisa saja bosan karena terus membayar cicilan yang tidak kunjung selesai. Akibatnya justru sering terjadi keterlambatan pembayaran cicilan.

Setiap tahun kebutuhan semakin meningkat dan semakin tidak bisa diprediksi. Yang seharusnya Anda sudah bisa menikmati waktu bebas dengan mulai menabung atau untuk dialokasikan kebutuhan lain, Anda justru masih harus berkutat dengan pinjaman. Semakin sedikit kesempatan menyisihkan uang untuk kebutuhan lain. Apalagi jika penghasilan bulanan tidak meningkat.

Jika diperhitungkan bunga pinjaman yang harus Anda bayar setiap bulannya bisa jadi lebih besar dibanding nominal pokok pinjaman yang Anda dapatkan. Hal ini tersamarkan karena cicilan yang ringan setiap bulannya. Tetapi jika Anda melakukan pelunasan lebih awal atas pinjaman baru tersebut nominal yang wajib Anda kembalikan jumlahnya lebih besar.

Cara Melakukan Refinancing

Sebelum mengajukan refinancing sebaiknya konsultasikan dahulu dengan lembaga keuangan yang ditunjuk. Bukan hanya fokus pada pinjaman baru yang akan diterima tetapi harus tahu perkiraan dana yang bisa dicairkan. Tidak selalu mendapat pinjaman baru dalam nominal besar karena semua tergantung kebijakan lembaga keuangan. Maka dari itu harus diketahui dengan jelas.

Suku bunga pinjaman. tujuan refinancing adalah mendapatkan pinjaman untuk memperingan cicilan dan membantu menyelesaikan kebutuhan finansial lainnya. Jadi usahakan suku bunga pinjaman yang akan didapat lebih kecil dari suku bunga pinjaman sebelumnya. Supaya lebih ringan dalam mengembalikan dana yang sudah diberikan dari proses refinancing.

Cara melakukan refinancing yang pertama tentu saja dengan melengkapi dokumen yang menjadi persyaratan. Dokumen yang dibutuhkan umumnya berupa data diri secara lengkap dan data mobil yang akan dijaminkan. Kedua mintalah simulasi kredit. Supaya mendapat gambaran yang jelas mengenai dana yang bisa didapat dan besar cicilan yang nanti harus dibayar.

Kemudian menunggu persetujuan pihak leasing atau bank. Pihak leasing atau bank akan melakukan survey langsung terhadap kondisi mobil Anda sekaligus sebagai bahan pertimbangan nominal dana pinjaman yang akan diberikan. Jika disetujui maka dana yang cari kan digunakan untuk pelunasan mobil sisanya baru diberikan kepada Anda. Semudah itu prosesnya menarik bukan?

Anda bisa mengajukan refinancing di leasing yang sama dengan tempat Anda membeli mobil. Lebih mudah lebih cepat kemungkinan disetujui sangat tinggi. Atau mengajukan di leasing lain yang menawarkan fasilitas lebih baik dari leasing lama. Refinancing juga bisa diajukan di Bank lain.

Anda bisa mencari informasi mengenai suku bunga yang ditawarkan dan fasilitas lain yang dirasa lebih menguntungkan. Informasi bisa didapatkan secara mandiri melalui internet atau dengan berkonsultasi langsung dengan pihak Bank yang dipilih. Jika ingin lebih lengkap Anda sebaiknya datang langsung dan menghubungi customer service sekaligus untuk berkonsultasi.

Waktu yang Tepat Melakukan Refinancing

Refinancing bisa dilakukan kapan saja bahkan di awal masa cicilan. Pihak bank atau leasing memang tidak memberikan penawaran layanan ini di awal masa cicilan karena masih terlalu dini. Anda bisa mengajukan sendiri. Tidak ada salahnya menanyakan fasilitas refinancing. Jika memenuhi syarat tak butuh waktu lama dana segar akan Anda dapatkan.

Dalam memberikan persetujuan refinancing acuannya adalah track record kredit Anda. Jika proses pembayaran kredit Anda tidak lancar selama beberapa bulan besar kemungkinan pengajuan refinancing akan ditolak. Sebaliknya ketika proses pembayaran Anda lancar umumnya akan mudah mendapatkan persetujuan untuk fasilitas refinancing. Jadi usahakan selalu tepat waktu dalam membayar cicilan bulanan.

Perlu diingat bahwa mobil mengalami penyusutan nilai setiap tahunnya. Jika nilai mobil menyusut sudah pasti harga taksiran untuk pinjaman atas mobil juga berkurang. Jadi harus cermat menentukan kapan sebaiknya mengajukan refinancing. Supaya nilai pinjaman yang didapat mencukupi untuk menyelesaikan kebutuhan yang ada. Jangan sampai mendapatkan pinjaman yang justru memberatkan.

Ketika beban cicilan bulanan lebih kecil juga bisa dijadikan saat yang tepat mengajukan refinancing. Artinya kondisi keuangan cukup stabil dengan cicilan yang semakin kecil jumlahnya. Anda mampu menerima pinjaman dalam jumlah lebih besar lagi. Bisa jadi tenornya akan diperpanjang tetapi jika sebanding dengan jumlah pinjaman yang diberikan tetap saja untung. 

Syarat Pengajuan Refinancing

Pengajuan refinancing di masing-masing lembaga keuangan mungkin berbeda. Untuk pengajuan di bank BRI persyaratan yang harus dipenuhi antara lain. Harus sudah cakap hukum yaitu berusia 21 tahun sampai dengan 55 tahun. Usia ini dianggap sudah bisa memahami kesepakatan dengan baik. Sanksi-sanksi yang diterima jika terjadi penyimpangan kesepakatan yang sudah disetujui.

Memiliki penghasilan bulanan minimal 3 juta rupiah. Pertimbangan ini disesuaikan dengan perkiraan kemampuan bayar nasabah terhadap pinjaman yang akan diberikan. Nominal tersebut adalah standar penghasilan yang masuk dalam kategori cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup seseorang dan mampu untuk memenuhi kebutuhan tambahan lainnya. Sesuai dengan perkiraan biaya hidup saat ini.

Karyawan, profesional dan wiraswasta diperbolehkan mengajukan refinancing. Selama memiliki BPKB mobil yang bisa digunakan untuk jaminan. Dan fisik mobil dengan kondisi baik yang nantinya akan di survey dan ditaksir nilai pinjamannya. Refinancing bukan hanya untuk mereka yang kesulitan dalam pembayaran cicilan. Tetapi menjadi salah satu alternatif mengajukan pinjaman dana segar.

Kesalahan Refinancing Yang Sebaiknya Dihindari

Kesalahan dalam mengajukan refinancing memang umum terjadi dan pada akhirnya merugikan diri sendiri. Maka sebaiknya Anda menghindarinya sebelum berakibat fatal. Yang pertama adalah memperpanjang jangka waktu pinjaman. semua orang pasti berharap memperoleh pinjaman dengan nominal cicilan yang lebih sedikit. Dilain sisi cicilan lebih kecil artinya tenor yang diberikan lebih lama.

Dalam jangka waktu yang panjang sebenarnya beban pembayaran yang harus Anda tanggung lebih besar. Nominal total pinjaman yang harus Anda kembalikan lebih besar. tetapi jika memilih opsi jangka waktu lebih pendek dengan nominal cicilan lebih besar keuntungannya adalah lebih cepat selesai, total yang dibayar kecil. Maka perhatikan kemampuan finansial Anda.

Kesalahan kedua yang mungkin terjadi adalah membayar cicilan mobil sampai kondisi mobil sudah tidak bagus baik tampilan maupun performanya. Lamanya jangka waktu membayar cicilan kadang tanpa kita sadari. Yang kita ingat hanya setiap bulan harus membayar sesuai nominal tertentu. Sedangkan nilai mobil sudah jauh turun dari pada saat awal membeli. 

Jadi ketika cicilan selesai penyusutannya sudah sangat besar. Sehingga jika mobil dijual harganya sangat anjlok. Tentu tidak sebanding dengan cicilan-cicilan yang kita bayar selama bertahun-tahun. Jadi ada baiknya perhitungkan juga sampai kapan waktu maksimal Anda akan mencicil mobil jika mengajukan refinancing. Supaya ketika cicilan selesai mobil masih bernilai jual tinggi.

Jangan lupakan denda pelunasan dipercepat. Membeli mobil secara kredit artinya terikat kontrak untuk jangka waktu yang ditentukan. Sebelum mengajukan refinancing Anda harus memperhitungkan denda yang akan ditanggung karena pelunasan dipercepat biasa disebut penalty. Bisa juga menanyakan langsung kepada petugas bank atau leasing mengenai besaran denda yang harus dibayar. 

Bandingkan jumlah nominal pinjaman baru yang akan Anda dapat dengan denda yang harus Anda bayar. Jangan sampai jumlah denda lebih besar daripada nominal pinjaman. Dalam kondisi seperti ini Anda justru rugi meskipun mobil sudah lunas. Karena Anda tetap mencicil pinjaman baru, tanpa ada sisa untuk digunakan kebutuhan lain. 

Menunda refinancing ketika mobil masih prima. Setiap tahun selalu terjadi penyusutan nilai mobil. Jika ingin mengajukan refinancing lakukan ketika mobil masih dalam kondisi bagus. Suku bunga yang didapat juga menarik. Ketika usia mobil sudah tua nilainya turun. Pengajuan refinancing akan semakin sulit. Kalaupun disetujui nilainya kecil sesuai harga saat itu.

Melewatkan pembayaran. Terlalu sibuk mengurusi proses refinancing mobil ada kalanya orang jadi lupa membayar cicilan pinjaman lama yang masih berjalan. Akibatnya justru riwayat kredit menjadii tidak baik. Akan berdampak pada proses pengajuan refinancing mobil juga. Karena riwayat kredit menjadi acuan pihak Bank dan Leasing dalam menilai kemampuan bayar nasabah.

Manfaatkan Fasilitas Autodebet 

Memiliki cicilan yang paling sering terjadi adalah keterlambatan pembayaran. Hal yang paling merugikan bagi konsumen itu sendiri. Karena bukan hanya mendapat denda keterlambatan yang nominalnya sebenarnya merugikan. Tetapi juga merusak riwayat kredit yang sudah bagus di bulan-bulan sebelumnya. Banyak sekali alasan yang menyebabkan keterlambatan pembayaran cicilan konsumen.

Kondisi keuangan yang tidak stabil adalah masalah paling umum yang dihadapi konsumen. Semakin meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari, kondisi yang tidak terprediksi seperti kenaikan harga secara tiba-tiba, atau karena harus menjalani pengobatan yang memakan banyak biaya dan masih banyak lagi. Belum lagi tuntutan pergaulan dan pekerjaan tak jarang membutuhkan uang lebih.

Salah satu strategi supaya tidak terjadi keterlambatan pembayaran adalah dengan menggunakan fasilitas autodebet dari Bank atau leasing bersangkutan. Jadi setiap bulannya dengan tanggal yang sudah ditentukan pembayaran cicilan otomatis diambil dari rekening Bank yang Anda gunakan. Tidak perlu lagi memikirkan dan mengingat-ingat kapan harus membayar cicilan setiap bulannya. 

Fasilitas ini lebih praktis dan mudah. Bagi Anda yang memiliki aktivitas padat setiap hari lebih terbantu karena menghemat waktu Anda. Tidak perlu meluangkan waktu untuk membayar di leasing atau Bank yang bersangkutan. Belum lagi harus mengantri. Bagi pekerja tentu agak sulit untuk keluar di jam kantor untuk membayar cicilan seperti ini.

Kemudahan pengajuan refinancing memang memberi keuntungan. Sebaiknya digunakan dengan lebih bijak. Ajukan hanya ketika ada kebutuhan finansiall yang mendesak dan penting. Karena berapapun nominal yang Anda dapatkan pada akhirnya Anda harus mengembalikan melalui cicilan. Jika hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif yang tidak terlalu penting uang akan cepat habis.

Selain untuk kebutuhan penting, pinjaman yang Anda dapatkan bisa digunakan untuk kebutuhan modal usaha. Lebih produktif. Lebih banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Bisnis yang Anda jalankan lebih lancar, menghasilkan keuntungan yang kemudian uangnya bisa Anda gunakan untuk membayar kembali cicilan pinjaman. Jadi uang Anda terus berputar, Anda lebih untung.

0 comment

Related Posts


Notice: Theme without comments.php is deprecated since version 3.0.0 with no alternative available. Please include a comments.php template in your theme. in /var/www/html/cicil.id/wp-includes/functions.php on line 4805

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *